Perencanaan Keuangan Yang Tepat dan Bijak

Perencanaan Keuangan Yang Tepat dan Bijak

Setiap individu memiliki pola dan keinginan hidup yang berbeda. Dari semua keinginan dan kebutuhan ini dapat kita golongkan atas kebutuhan primer yang mencakup sandang (pakaian), pangan (makanan), dan papan (perumahan). Apabila keinginan dan kebutuhan primer telah terpenuhi maka keinginan dan kebutuhan akan meningkat pada kebutuhan sekunder.
diantaranya keinginan membeli rumah, mobil, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,memiliki tabungan pendidikan anak,persiapan dana pensiun dan tujuan2 hidup lainnya.
Untuk mencapai tujuan hidup tersebut perlu adanya suatu perencanaan keuangan yang baik yang mencakup metode perencanaan dan pengelolaan keuangan/kekayaan agar tujuan jangka pendek,menengah dan panjang tercapai.
Dalam pencapaian tujuan keuangan anda, factor umur,jumlah tanggungan,dan tingkat inflasi adalah sekian hal yang berpengaruh pada perencanaan keuangan.
Jika anda berada pada umur 20 tahunan, maka mulailah menabung 5-10% dari pendapatan anda, memiliki dana darurat, melakukan investasi di berbagai tempat, dan memiliki asuransi.
Jika anda berada pada umur 30 tahunan, maka anda harus memiliki dana pendidikan anak, memulai perencanaan pensiun, menambah dana untuk tabungan/investasi, mengatur angaran belanja dan biaya2, mengevaluasi kebutuhan asuransi.
Jika anda berada pada umur 40 tahunan, maka lanjutkanlah penyediaan dana utk pendidikan anak sampai ke jenjang yang lebih tinggi, menambah tabungan pribadi, investasi maupun pensiun, mengkaji kebutuhan asuransi, dan melakukan perencanaan warisan lebih serius.
Semakin dini anda melakukan perencanaan keuangan, semakin baik hasil yang anda dapatkan. Dan melalui perencanaan keuangan, tujuan keuangan anda memiliki arti dan arah yang pasti.
Hal-hal yang dapat kita lakukan dalam perencanaan keuangan diantaranya:

Manajemen utang dan kredit

Utang atau kredit adalah sejumlah uang yang kita terima dengan persetujuan dan perjanjian untuk mengembalikannya dalam jangka waktu tertentu.  Berdasarkan jenisnya utang dapat kita bagi menjadi 2 bagian.
a.      Utang produktif, dimana nilai asset yang kita beli dengan cara berhutang meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Misalkan;  kredit pemilikan rumah, toko, gedung, dan kendaraan bermotor.

b.      Utang konsumtif, dimana nilai asset yang kita beli akan menurun seiring dengan berjalannya waktu. Biasanya utang jenis ini dikenakan bunga yang tinggi, misalkan; kartu kredit.

Perlu diingat bahwa total utang anda tidak boleh lebih dari 30%-35% dari penghasilan utama keluarga (suami atau istri).

Pemilihan Produk Asuransi Yang Tepat
Memilih produk asuransi yang tepat dan sesuai kebutuhan.  Asuransi diperlukan untuk melindungi individu dari resiko seperti resiko kematian, sakit, cacat total dan kehilangan pendapatann.

 Tabungan berkala
Menyisihkan pendapatan anda seblum melakukan pengeluaran untuk tabungan secara teratur berkala.

Mempersiapkan dana pendidikan

Mempersiapkan dana pensiun

Mengontrol pengeluaran dan biaya
Memiliki catatan pendapatan dan pengeluaran merupakan langkah yang tepat untuk mengatur keuangan anda. Dengan melakukan pencatatan secara rutin anda bias melilhat atau memprediksi keuangan anda surplus maupun defisit.

Melakukan manajemen resiko dalam berinvestasi

Smart Finansial : Antara Kebebasan Finansial dan Investasi Masa Depan


Smart Finansial : Antara Kebebasan Finansial dan Investasi Masa Depan


Dunia masa kini yang bergerak dinamis diikuti  pola hidup yang serba nyaman (safe zone) secara sadar ataupun tidak akan membuat anda terlena dan lupa akan tujuan keuangan anda.

Mimpi akan kebebasan finansial seringkali berakhir menjadi sebuah mimpi buruk bila tidak diiringi dengan perencanaan keuangan yang smart dan bijak.

Jumlah pendapatan yang tinggi seringkali diikuti oleh meningkatnya gaya hidup (life style) akan memporak-porandakan impian masa depan anda sendiri.






Disini peran kedisiplinan dan ketekunan dalam melakukan investasi keuangan secara rutin sangat penting.

Pola hidup low profile, pengendalian diri, dan perencanaan keuangan dini yang smart dan bijak sangat diperlukan untuk mencapai masa depan yang lebih baik.

Salah satu produk investasi adalah Reksadana, yang dapat disesuaikan dengan risk profile dan target masa investasi yang diinginkan.

Ingin mewujudkan impian kebebasan finansial di masa datang……?!?!
Mulailah rencanakan keuangan anda sedini mungkin...!!!
Mulailah menabung...mulailah berinvestasi...sekarang juga!!




Dana Pendidikan










Dana Pendidikan
Pertanyaan yang seringkali muncul bagi sebuah pasangan keluarga adalah bagaimana mempersiapkan dana pendidikan bagi putra dan putri tercinta.

Hampir semua orang tua pasti berkeinginan untuk memberikan mutu / kualitas pendidikan yang terbaik bagi putra dan putrinya.

Dan disinilah permasalahan berawal, karena bukan hal yang aneh bahwa mutu pendidikan yang baik akan berbanding lurus dengan nilai cost yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan pelayanan terbaik dalam pendidikan.

Pertanyaan yang seringkali muncul adalah sudahkah kita memiliki dana untuk mendapatkan pelayanan ini ?

Sudahkah kita mempersiapkan dana pendidikan yang cukup untuk memenuhi segala kebutuhan buah hati kita ini?

Sebelum kita membuat rencana pembiayaan pendidikan untuk putra-putri kita, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu:


1.
Jenjang atau level pendidikan yang akan kita rencanakan pembiayaannya
         (SMU, Diploma, S1, S2, Doctoral).
2.
Mutu dari sekolah, lembaga pendidikan, Institute, atau Universitas.
         Semakin berkualitas Mutu pendidikan Semakin besar biaya yang  diperlukan
3.
Lokasi dari sekolah, lembaga pendidikan, Institute, atau Universitas.
          Pembiayaan di luar negeri akan berbeda dengan pembiayaan di dalam negeri
4.
Mengidentifikasi pembiayaan pertahun yang diperlukan berikut prakiraan nilai inflasi pertahunnya
5.
  Estimasi dan perkiraan waktu dimulainya study  da rentang waktu yang      dibutuhkan untuk menyelesaikan study

Sebagai ilustrasi dapat kita lihat contoh pembiayaan pendidikan sebagai berikut:

Sebagai permisalan biaya awal masuk sekolah SMU saat ini adalah sebesar Rp. 5 Juta dengan asumsi tingkat inflasi 10%, putra/ putri kita akan memasuki jenjang pendidikan ini pada masa 5 tahun ke depan.

Maka analisa pembiayaan dana pendidikan untuk 5 tahun ke depan adalah sebagai berikut :

Tahun
Biaya Pendidikan
Inflasi
Nilai Inflasi
Tahun-0
     5,000,000
0%
0
Tahun-1
     5,500,000
10%
   500,000.00
Tahun-2
     6,050,000
10%
   550,000.00
Tahun-3
     6,655,000
10%
   605,000.00
Tahun-4
     7,320,500
10%
  665,500.00
Tahun-5
     8,052,550
10%
  732,050.00

Perhitungan biaya diatas hanyalah berdasarkan dari dana yang diperlukan untuk memasuki sekolah saja, dan belum memperhitungkan dana pembiayaan yang lain seperti biaya per-semesternya, biaya ujian, biaya praktek, buku penunjang, dan lain-lainnya.
Dari penjelasan di atas maka sangat dianjurkan untuk mempersiapkan dana pendidikan ini sedini mungkin.
Beberapa pilihan yang dapat kita lakukan dalam mempersiapkan dana pendidikan diantaranya:

1. Tabungan
Tabungan adalah dana simpanan yang berasal dari dana yang kita sisihkan dari penghasilan kita secara regular dengan mempergunakan media penyimpanan di bank-bank pemerintah ataupun swasta.
Saat ini banyak dijumpai bank yang menawarkan program tabungan pendidikan dalam jangka waktu tertentu yang diinginkan nasabah.
Hal yang perlu diperhatikan dalam program ini salah satu diantaranya adalah antisipasi dalam menanggulangi inflasi, hingga tidak terjadi nilai dana yang sudah dipersiapkan tergerus oleh inflasi itu sendiri. Perencanaan tabungan dengan perkiraan inflasi yang sedikit progresif sangat diperlukan bila mempergunakan media tabungan pendidikan sebagai sarana penyimpanan dana pendidikan.

2. Investasi

Untuk mendapatkan tingkat keuntungan yang lebih dari tabungan pendidikan, dapat dipergunakan metoda investasi.  Namun seiring dengan tingkat keuntungan besar yang ditawarkan, metoda investasi memiliki protensi resiko yang besar terkadung di dalamnya. Sehingga sangat disarankan untuk tidak mengalokasikan lebih dari 25% dana kita di investasi ini apabila belum memiliki persiapan untuk menghadapi resikonya.
Instrument yang dapat kita pilih dalam berinvestasi diantaranya Emas, Property, Reksadana, obligasi, saham, asuransi, deposito, dll.
Pemilihan instrument investasi haruslah disesuaikan dengan jenis pemodal anda.
Misalkan anda adalah jenis konservatif, maka pilihlah investasi emas,dan deposito.
Namun jika anda adalah tipe agresif maka pilihlah investasi di pasar modal.

3. Asuransi Pendidikan
Asuransi Pendidikan bertujuan untuk menjamin ketersediaan dana pendidikan buat putra-putri kita pada jangka waktu yang ditetapkan. Selain itu asuransi ini memberikan proteksi/perlindungan,tabungan, dan investasi untuk putra-putri kita.

Konsepnya adalah untuk menjamin kelangsungan pendidikan apabila terjadi risiko terhadap orang tua, seperti sakit kritis, kecelakaan bahkan sampai meninggal.
Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan betapa pentingnya persiapan yang diperlukan dalam mempersiapkan dana pendidikan ini.
Selanjutnya pilihan ada di tangan anda, metoda apa yang akan dipergunakan untuk mempersiapkan dana pendidikan ini.
DON’T TAKE TOO LONG TO WAIT!!! TAKE THE ACTION NOW!!!

Asuransi Pendidikan Untuk Putra-Putri Tersayang

Asuransi Pendidikan Untuk Putra-Putri Tersayang

Anak-anak adalah anugerah terindah sekaligus amanah bagi kedua orangtuanya. Anak-anak membuat kita semakin dewasa,bertanggungjawab,  serta membuat kita lebih bersemangat dalam bekerja dalam memenuhi kebutuhan dan masa depan mereka.
Namun apakah anda sudah memenuhi kebutuhan dan keperluan untuk masa depan dan cita-cita mereka?

Anak-anak dengan segala inspirasi dan cita-citanya, ada yang berkeinginan menjadi dokter, insinyur, dosen dan menjadi bagian dari orang-orang yang sukses di dunia.

Lalu apakah anda hanya akan membiarkan cita-cita mereka menguap begitu saja hanya karena anda tidak mempersiapkan dana pendidikan untuk mereka?

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan salah satu instrument dalam rangka pemenuhan dana pendidikan anak-anak anda kelak.
Instrument itu adalah Asuransi Pendidikan dengan berbagai macam Polis pilihan Terintegrasi.

Mengapa mempergunakan Asuransi dengan pilihan polis terintegrasi?
Bukankah asuransi hanya untuk perlindungan kesehatan,sakit kritis,cacat, dan meninggal?

Jawaban anda benar, asuransi adalah untuk melakukan perlindungan. Namun pada perkembangannya pelayanan asuransi tidak hanya memberikan layanan proteksi/ perlindungan tetapi juga saat ini dilengkapi dengan tabungan dan investasi.

Sebagai contoh adalah sebagai berikut:

Saat ini anda tengah mempersiapkan biaya pendidikan putra/putri anda untuk jenjang perguruan tinggi yang saat ini berumur 1 tahun.

1.
Biaya Pendidikan S1 di Indonesia (rata-rata) saat ini 
Rp.
30.000.000/Tahun

2.
Biaya Hidup (makan,minum,transport, internet,
telp /akomodasi)
Rp.
24.000.000 /Tahun

3.
Total Biaya/ Tahun
Rp.
54.000.000

4.
  Total Biaya Pendidikan (4 tahun)
Rp.
216.000.000


*ilustrasi diatas sebagai contoh saja, biaya kuliah dan hidup masing-masing anak akan berbeda bergantung pada lembaga pendidikan dan pola hidup dari putra/putrid kita.
*Jangan lupa dengan inflasi per tahunnya berkisar 8% (turun atau naik)
*pengembalian/bunga rata-rata 10-15%
*jangka waktu ke program S1 adalah 18 tahun

Dengan perkiraan biaya kuliah S1 saat ini sekitar Rp. 216.000.000.
Berapa besarnya biaya ini setelah 18 tahun ke depan?
Besarnya biaya kuliah S1 18 tahun ke depan dengan kenaikan inflasi sebesar (rata-rata) 8%/tahun, maka biaya kuliahnya sekitar Rp.  1.071.915.298

Mari kita lihat, manfaat apa saja yang anda dapatkan bila menabung di asuransi.

Asumsi dengan menabung 2 juta/ bulan, maka pada usia anak anda 18 tahun, akan tersedia dana sebesar Rp. 1.072.000.000,00.
Apabila dana tersebut tidak diambil sampai dengan usia 25 tahun maka, nilai tunai akan menjadi sekitar Rp 2.800.000.000.

Jika anak anda mesti dirawat di rumah sakit, maka pihak asuransi akan membayar biaya kamar, dokter, dan perawatan lainnya dengan total Rp 1.000.000/hari.

Manfaat uang pertanggungan, apabila tertanggung meninggal dunia.

Jika orang tua mengalami resiko sakit kritis, cacat tetap atau bahkan meninggal dunia maka selanjutnya pihak asuransi akan mengambil alih tugas untuk menabungkan setiap bulannya sampai umur si anak berusia 25 tahun. Sehingga dana tabungan si anak tetap terjaga.

Sebagai orang tua tentu menginginkan hal yang terbaik untuk putra-putrinya,
Demikian pula dengan perlindungan masa depannya.
Kemungkinan anda berkomitmen untuk terus menabung untuk pemenuhan biaya pendidikan di masa depan untuk putra/putri anda, namun apakah kita telah melakukan dan melisting resiko-resiko yang akan terjadi di masa yang akan datang terhadap diri kita berikut dengan tindakan-tindakan pencegahannya?

Kita mungkin ingat dengan peribahasa “Sedia Payung Sebelum Hujan”.
Insyallah segala niat baik kita selalu di ridhai Allah SWT.

Bila anda berminat untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Asuransi Tabungan Pendidikan dengan senang hati saya akan membantu untuk merencanakan pembiayaan dan strategi untuk merencanakan pembiayaan pendidikan ini sesuai dengan kebutuhan anda.

Untuk penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi  saya di alamat email atau nomor telpon yang tertera dalam Contact Menu.

Buku Tamu

abcs